Kamis, 19 Februari 2015

Menumbuhkan Biji Pohon Turi Merah

Yodha sudah mempunyai teman baru, namanya Dzaki. Di halaman depan rumah Dzaki ada pohon turi merah (Sesbania grandiflora). Dan kebetulan mereka berbaik hati membagikan benihnya.

18 Desember




13 Januari 2015


Sabtu, 24 Januari 2015

Bertanam Biji Durian

Tepat seminggu yang lalu, tanggal 17 Januari 2015, Yodha alhamdulillah meraih juara 2 lomba robotik tingkat survival di SMP AL Azhar Syifa Budi Cibinong. 
Seusai lomba, dalam perjalanan pulang, kami mampir ke lapak penjaja durian dan makan durian di tempat. Nyam nyam. Daging buahnya tebal dan manis :). Aku hanya sanggup ngabisin 1 durian aja. 

Iseng ku ambil satu bijinya untuk kubawa pulang. Sesampainya di rumah, langsung kutaruh di plastik bekas yang berisi media tanam. 
Alhamdulillah tanggal 24 Januari 2015 sudah ada "sesuatu" yang tumbuh. :)


8 Februari 2015


Senin, 12 Januari 2015

Membenihkan Duku

Dapat 3 biji buah duku (Lansium domesticum) dari penjual vas bunga ketika hunting vas untuk mahar.
Alhamdulillah :)
Hari ini, 12 Januari 2015, aku mulai menanam bijinya. 
Mudah-mudahan segera bertunas :)

Minggu, 14 Desember 2014

Menanam Benih Jeruk Medan (germinating Citrus reticulata)

Tanggal 13 Desember dapat jeruk di dalam kotak nasi saat acara HUT Antara.
Ternyata jenis jeruk medan atau bisa disebut jeruk keprok / jeruk manis / jeruk mandarin dengan nama ilmiah Citrus reticulata.
Iseng ku ambil bijinya. Beberapa biji sudah terlihat sobek kulitnya, beberapa yang lain masih tersegel rapi.
Biji yang terlihat mulai berkecambah (kulitnya sobek) langsung kutaruh di media tanam (cangkang telur yang sudah diisi media tanam).
Sementara biji yang masih terbungkus kulit, ku kelupas dulu untuk mempercepat proses tumbuhnya tunas, dan kutanam di media tissu (tissu diberi sedikit air supaya lembab, disimpan di wadah yang tidak tertutup rapat, dan ditaruh tempat gelap


27 Desember 2014

13 Januari 2015



Sabtu, 13 Desember 2014

Kacapiring

Sekembalinya akung ke kediamannya, aku ngajak suami beli tanaman di depan perumahan Qoryatussalam Insani Depok (sekitar jalan KSU). Jatuh hati dengan 2 jenis tanaman: Kacapiring (Gardenia augusta) dan Jeruk Limau Bali.

Tanaman ini (kata penjualnya) berbunga harum, sayang saat kubeli, belum ada bunganya. Setelah googling mengenai kacapiring, kuputuskan untuk membelinya.

Berbunga yuk, sayang. Penasaran nih dengan wujud bunga kacapiring ;)

13 Desember 2014



14 Januari 2015
Akhirnya setelah lebih dari sebulan hijrah ke rumahku, kaca piring-nya menunjukkan tanda-tanda akan berbunga :)

Dan, tanggal 24 Januari 2015,, inilah bunga kaca piring :) love you


Rabu, 03 Desember 2014

Menumbuhkan Mangga (sprouting mango)

Setelah 5 tahun menghuni rumah ini, akhirnya aku memutuskan untuk bercocok tanam. Pasalnya, tetangga belakang rumah yang dulunya memiliki pohon jambu (karena ketutupan tembok pembatas rumah, jadi aku ga pernah tahu penampakan pohonnya, tapi selalu kebagian sampah daun yang berguguran di halaman belakang), memutuskan untuk menebang pohon jambu tersebut.
Lah, begitu ditebang, pemandangan halaman belakang yang dulunya daun jambu, berganti jadi apartemen yang baru dibangun. Dan rasanya setelah pohon itu ga ada, gersang sekali.

Akhirnya kuputuskan untuk mulai menanam apa saja yang kudapat.
Aku dapat pohon saga dari neneknya teman Damar.
Lalu kubeli melati kampung, sirih merah dan climbing dollar via online (kebunbibit).
Ketika akung berkunjung, akung meminta tanaman climbing dollar dari bude Lis (gratis! tau gitu minta aja ya). Aku juga ajak belanja tanaman gantung (sirih-sirihan) dan binahong merah.

Belum puas, aku mulai ber-eksperimen membudidayakan buah dari benih. Sasaran pertama adalah mangga arum manis, karena buah ini salah satu buah favorit kami sekeluarga, dan memang sedang banyak dijual di pasar (dan di pinggir jalan).

Tulisan ini kubuat untuk catatan (bukan) harian pertumbuhan mangga arum manis sejak mulai dari biji.
4 Januari 2015

Senin, 16 Juni 2014

Tutorial membuat Rounded Border di Photoshop

Beberapa tahun terakhir membludaknya pengguna smartphone dan semakin murahnya paket data internet di Indonesia menurutku membuat kalimat "the world in your hand" menjadi kenyataan.
Berbagi foto dan video semakin mudah, jepret lalu langsung unggah. Tidak perlu tambahan komputer berinternet sebagai perantara. 
Semakin banyak pula aplikasi smartphone yang sanggup menyulap foto menjadi lebih indah: mulai dari membuat wajah kinclong abis operasi plastik, efek kilat/asap di foto siang bolong, mengubah langit jadi warna merah, hingga menggabungkan beberapa foto jadi satu. OTOMATIS!

Sayangnya,, mengedit foto menggunakan smartphone itu ternyata menguras waktu! Tidak ada aplikasi yang sempurna. Untuk membuat foto berwarna cantik, butuh aplikasi khusus filter. Lalu kalau mau menggabungkan beberapa foto jadi satu, butuh aplikasi khusus lainnya. Mau tambah tulisan? Ada sih aplikasi yang "mampu" menggabungkan beberapa foto plus bisa tambah/edit teks di dalamnya. Kalau hanya untuk dokumentasi keluarga/pribadi, bolehlah edit sesuka hati tanpa mempertimbangkan komposisi foto di dalamnya. Kalau foto itu untuk dokumentasi toko online? Hmmm... butuh banyak ekstra waktu khusus hanya untuk mengedit!

Jadi, setelah ditimbang-timbang, lebih baik kembali ke cara lama (edit via Photoshop) untuk memangkas waktu dan mendapatkan hasil yang maksimal.

Aku coba membuat tutorialnya dalam beberapa posting terpisah ya. Tutorial ini juga kubuat untuk memudahkan diriku sendiri bila suatu saat nanti lupa cara kerjanya.

Kali ini aku mau membuat foto tampak lebih "bulat". Foto dengan ujung membulat terkesan lebih "hangat". Ini juga akan banyak membantu bila aku ingin menggabungkan beberapa foto jadi satu.
Silahkan bereksperimen dengan bentuk/shape yang lainnya ;)